Minggu, 09 November 2008

Dunia anak adalah dunia yang indah bagi saya


Dunia anak adalah dunia yang indah bagi saya. Bagaimana menurut Anda ?

Begitu cintanya saya pada dunia ini, hingga saya bersedia mengabdikan waktu dan tenaga saya untuk menekuni bidang pendidikan Anak. Mungkin perasaan yang sama juga Anda rasakan, bagi yang berprofesi sebagai guru PG & TK. Benar begitu?

Selama menjalani profesi saya, saya selalu melakukan eksplorasi dan berusaha selalu belajar mengembangkan kemampuan saya dari berbagai sumber yang ada. Kebetulan, saya memiliki latar belakang psikologi, sehingga saya telah menerima berbagai materi tentang psikologi perkembangan, dan psikologi pendidikan, yang sangat bermanfaat untuk menjalani profesi saya.

Saya juga telah banyak belajar dari rekan seprofesi saya yang hampir semuanya memiliki latar belakang pendidikan guru. Sehingga saya belajar banyak dari mereka, khususnya tentang bagaimana menjadi guru yang baik. Yaaa, memang terjadi perbedaan yang cukup significant tentang pola pikir serta cara penanganan masalah. Perbedaan ini mungkin disebabkan oleh perbedaan latar belakang pendidikan.

Banyak hal telah saya pelajari dari rekan seprofesi saya. Namun belum ada yang membuat saya exciting. Hingga saya berdiskusi dengan sobat saya, Oktasika Badai Nirmala, S.Psi, CHt, seorang motivator dan hypnotherapist. (tentangnya klik di http://wwwmediasugesti.blogspot.com ). Kami banyak berdiskusi tentang hypnosis dan NLP. Sebuah metode yang banyak digunakan oleh para trainer SDM dan therapist. Dia menceritakan tentang hukum-hukum dasar pikiran bawah sadar, serta bagaimana seseorang dapat menyampaikan pesan pada orang lain, sehingga orang lain tersebut dapat langsung faham dan bersedia berperilaku sesuai pesan tersebut dengan sukarela dan kesadaran tinggi.

Saya sangat tertarik pada metode ini. Hingga saya pun bersedia pergi ke toko buku Uranus untuk membeli sebuah buku NLP karya Dr. Ibrahim Elfiky.

Saya akhirnya belajar banyak tentang pacing & leading, yang sebenarnya telah sejak lama saya lakukan pada murid saya.

Disamping itu, saya juga banyak belajar dari tayangan progam televisi pada salah satu stasiun televisi swasta nasional, program tersebut berjudul The Nanny 911, tentang bagaimana trik mendidik anak dengan berbagai permasalahannya. Apakah Anda juga pernah menyaksikannya ?

Untungnya juga, pada hari ulang tahun saya, kekasih saya memberikan hadiah berupa buku dengan judul yang sama. Sehingga semakin lengkaplah referensi saya.

Kini semua hal tersebut telah saya kolaborasikan menjadi satu. Mulai ilmu psikologi, trik mengajar ala rekan-rekan saya dengan latar belakang pendidikan guru, hypnosis, NLP serta pengetahuan dari The Nanny. Kini saya akan berbagi dengan Anda tentang berbagai pengalaman saya dalam melakukan kolaborasi ilmu tersebut. Sebuah teknik penanganan anak yang menurut saya cukup dahsyat, karena telah terbukti membantu banyak Anak didik saya untuk mengatasi sendiri permasalahannya.

Saya menyebut teknik ini sebagai Super Child Treatment, yang bermakna “Perlakuan Untuk Anak Yang Luar Biasa”. Lebih spesifik lagi, teknik ini sangat efektif digunakan pada penanganan anak usia 2-6 tahun, atau setidaknya pada usia Play Group hingga Taman Kanak-kanak.

Teknik ini akan saya ceritakan secara lengkap pada Anda. Khususnya untuk Anda yang berprofesi sebagai guru Play Group dan Taman Kanak-kanak, para pemerhati anak, orang tua dan siapa saja yang peduli tentang pendidikan anak.

Nantinya saya akan bercerita tentang bagaimana cara yang efektif membantu anak agar memiliki kemandirian, rasa percaya diri, bisa membaca dengan lancar, menulis dengan rapi, disiplin hingga membangun kemampuan teamwork serta leadership.


oleh-oleh dari Kartikanita Widyasari, S.Psi

Tidak ada komentar:

Hallo.....

Menulis, membaca dan berhitung, sebagai keterampilan dasar manusia modern, hendaknya mulai diajarkan dan dijadikan KEBIASAAN sejak dini. Khususnya pada usia keemasan seseorang, pada masa pembentukan kepribadian seseorang, ketika usia 0-5 tahun. Sehingga diharapkan sang anak akan sangat menikmati aktivitas menulis, membaca dan berhitung di kemudian hari. Bukan seperti masyarakat KEBANYAKAN saat ini yang selalu MENGELUH jika melakukan aktivitas membaca, menulis dan berhitung. Padahal ini adalah langkah dasar untuk mencapai KESUKSESAN di era informasi saat ini.
Sebagai orang tua yang bijaksana, pasti akan ingin putra-putrinya mampu membaca, menulis dan berhitung sejak kecil. Berbagai upaya akan dilakukan untuk menjadikan si BUAH HATI menjadi orang yang pandai. Mungkin ANDA juga termasuk orang tua yang BIJAKSANA. Karena ANDA juga telah melakukan berbagai upaya untuk membantu putra-putri ANDA belajar membaca, menulis dan berhitung. Baik dengan cara mengajarinya sendiri di rumah, mendaftarkannya pada Play Group dan Taman Kanak-kanak, hingga menghadirkan guru prifat di rumah. Demi kecintaan ANDA pada masa depan putra-putri ANDA, langkah-langkah tertentu telah ANDA lakukan.

Meski demikian, beberapa masalah kerap kali muncul ketika proses belajar. Apakah ANDA juga pernah mengalaminya ? Atau pernahkah ANDA dibuat jengkel oleh putra-putri ANDA yang lebih suka bermain daripada belajar menulis, membaca dan berhitung ? Hingga pernahkah ANDA merasa bahwa putra-putri ANDA adalah anak yang bodoh atau malas ?

Jika ANDA pernah mengalami PERMASALAHAN tersebut, dan ingin mencari jalan keluar masalah tersebut, silahkan klik tema pembahasan di samping. Atau, ANDA sedang ingin mencari tambahan referensi dalam hal menangani permasalah putra-putri ANDA, silahkan pilih tema pembahasan di samping.